Tsunami di Aceh, 26 Desember 2004 adalah fenomena alam yang ekstrim, namun peristiwa mengalami resiko tsunami itu sendiri sesungguhnya politis. Tulisan ini sengaja memisahkan ‘ke-alamiah-an’ tsunami dari bencana alam demi memahami konstruksi sosial dibalik bencana alam yang terjadi. Tujuannya agar kebijakan bencana Indonesia lahir dari pemikiran yang imbang, bersifat multi dan inter-disiplin ilmu serta komprehensif dalam analisis dan rekomendasi.