Gempa Yogya-Jateng 27 Mei 2006 menggugah beragam kesadaran tentang potensi-potensi risiko geologis kawasan. Salah satunya paper ini, dengan mengkomparasikan gempa Yogya-Jateng dengan Kobe serta korelasinya dengan dinamika Palung Jawa yang relatif lebih tenang dibanding Sumatera. Padahal sama-sama di pinggir lempeng Eurasia yang tunjam lempeng India-Australia. Paper sekaligus menjadi informasi awal tentang kemungkinan terdapatnya gejala seismic gap di selatan Jawa sehingga diharapkan muncul sikap baru dalam mengantisipasi sifat aktifitas seismik di Jawa umumnya dan di Yogya khusunya. Baca selengkapnya.